Kamis, 14 Maret 2013

Perkembangan Web Science : jQuery Mobile Framework

   Perkembangan internet yang terjadi saat ini begitu pesat, dan seriring dengan berkembangnya internet, teknologi web pun telah berkembang pula menjadi berbagai jenis, versi, kegunaan, maupun media yang dipakai. Persaingan yang terjadi dalam dunia teknologi web ini pun menjadi sangat sengit, mereka berlomba menciptakan web sebaik mungkin untuk digunakan oleh masyarakat luas. Semakin baik aplikasi yang dibuat untuk membuat web maka akan semakin banyak juga keuntungan yang didapat oleh programmer.





   Media yang digunakan untuk teknologi web tidak hanya ditampilkan dalam bentuk website di komputer, laptop maupun netbook, tetapi saat ini persaingan juga dimulai untuk mendisain web pada gadget. Jumlah pengguna perangkat gadget pun semakin banyak karena semakin mudahnya akses internet dengan harga yang terjangkau. Jika dahulu web hanya bisa diakses dengan baik melalui sebuah komputer, saat ini bagaimanapun caranya, sebuah web juga harus bisa menyesuaikan berbagai ukuran perangkat portabel, seperti high-end handheld, smartphone, juga tablet. Kali ini saya akan melakukan review tentang jQuery Mobile Framework, dimana framework ini adalah salah satu yang terbaik dibidangnya.


   JQuery adalah javascript library yang cepat dan ringan untuk menangani dokumen HTML, menangani event, membuat animasi dan interakasi AJAX. JQuery dirancang untuk mengubah cara anda menulis javascript karena jQuery dirancang untuk memperingkas kode-kode javascript. JQuery memiliki fitur-fitur yang juga telah menggantikan teknologi flash seperti slider, photo slideshow , modal dialog, dan sebagainya. Adapun jQuery mobile ini adalah framework untuk membuat desain template dan antarmuka yang user-friendly. 

jQuery memiliki berbagai macam keunggulan, diantaranya :

1. Dokumentasi yang baik

Dokumentasi yang disediakan pada web jQueryMobile sangatlah mudah dipahami. Di bagian awal akan dijelaskan bagaimana langkah-langkah untuk memulai menggunakan jQueryMobile. Dengan pengetahuan dasar HTML saja, seseorang akan cepat memahami tutorial yang ada didalamnya. Selain itu, dokumentasi juga dikemas dalam bentuk yang menyenangkan, yaitu dengan melampirkan contoh tampilan yang dihasilkan.

Pada halaman resources web jQueryMobile, banyak sekali informasi yang didapatkan seputar tutorial, plugins, extension, tools pengambangan, ebook, dsb. yang bisa digunakan sebagai panduan.


2. Mendesain Template dengan ThemeRoller

Pengguna jQueryMobile akan dimanjakan dengan fasilitas Themeroller. Themeroller merupakan fasilitas yang disediakan oleh jQueryMobile untuk mengganti warna dasar desain tampilan sesuai kebutuhan dengan cara drag & drop. Script hasil modifikasi yang dihasilkan pun dapat diunduh untuk dapat dikembangkan lebih lanjut.

Uniknya, themes untuk tampilan jQueryMobile dapat terdiri dari beberapa kombinasi, sehingga untuk menggunakan jenis themes yang dipilih cukup dipanggil nama class dalam HTML yang bersesuaian.


3. Fitur-fitur terbaik

jQueryMobile dikembangkan dengan core jQuery yang terkenal dengan desain UI nya yang ringan dan lembut, sehingga bisa menggantikan teknologi flash. Kemampuan yang baik untuk layar sentuh seperti pada perangkat-perangkat dengan browser iOS, Android, Blackberry, Palm WebOS, Nokia/Symbian, Windows Phone 7, MeeGo, Opera Mobile/Mini, Firefox Mobile, Kindle, Nook, dan lainnya menambah daya tarik jQueryMobile. JQueryMobile juga telah menggunakan markup dasar HTML5 dan CSS3. Desain tampilan yang responsive sangat membantu ketika ditampilkan pada smartphone yang mendukung fitur accelorometer (tampilan otomatis vertikal/horizontal)

Geolocation HTML 5 + jquery gmap3

4. jQueryMobile Maps

Penggunaan peta (maps) dalam perangkat bergerak sangatlah penting. Para pengembang jQueryMobile juga telah menyiasati hal tersebut dengan mulai membuat dokumentasi cara menampilkan maps untuk tujuan tertentu. Tutorial dan contoh aplikasi jQueryMobile Maps dapat dipelajari pada halaman ini: http://jquery-ui-map.googlecode.com/svn/trunk/demos/jquery-google-maps-mobile.html. Sebagai tambahan, jenis maps yang digunakan pada tutorial tersebut telah menggunakan Google Maps v3, yang merupakan versi Google Maps terbaru.


   Memiliki keunggalan pasti memiliki kelemahan. Kelemahan dari jQuery Mobile Framework ini terletak pada device gadget yang tidak universal, karena jQueryMobile memang dirancang untuk mobile web pada perangkat berlayar sentuh, maka framework ini tidak tepat bila digunakan untuk mendesain sebuah web berbasis desktop. Oleh karena itu, apabila ingin mengembangkan versi mobile web dari web yang sudah ada sebelumnya dan menginginkan tampilan seperti layaknya aplikasi native, maka jQueryMobile bisa menjadi pilihan.


Berbagai versi jQuery Mobile Framework
Release dateVersion number
October 16 20101.0a1
November 12, 20101.0a2
February 4 20111.0a3
March 31 20111.0a4
April 7 20111.0a4.1
June 20 20111.0b1
August 3 20111.0b2
September 29 20111.0 RC1
October 19 20111.0 RC2
November 13 20111.0 RC3
November 16 20111.0
January 26 20121.0.1
February 28, 20121.1.0 RC1
April 6, 20121.1.0 RC2
April 13, 20121.1.0
June 28, 20121.1.1 RC1
July 12, 20121.1.1
August 1, 20121.2 Alpha
September 5, 20121.2 Beta
September 14, 20121.2.0 RC1
September 21, 20121.2.0 RC2
October 2, 20121.2.0 Final
February 20, 20131.3.0 Final
Dari Berbagai macam versi diatas, mulai dari awal kepopuleran jQuery pada tahun 2010, jQuery Melakukan peningkatan performa, serta penambahan variasi dukungan di sisi scripting jQueryMobile semakin dioptimasi sesuai dengan perkembangan masif performa gadget terkini. Selain itu jQuery juga menambahkan berbagai widget yang tidak ada di versi sebelumnya. Jadi tunggu apa lagi? mari mencoba membuat web kalian sendiri dengan jQuery mobile framework :D.



2 komentar:

Posting Komentar